Menjelang " puasa " th 2015 akun fb saya dengan nama aries haryadhi dengan Photo Profile memakai jacket merah di gua Pindul dengan gambar wall kedua anak saya, digunakan orang lain untuk meminta uang
untuk biaya kuliah keponakan sedang kuliah di S1 Yogyakarta. ..... tega teganya bulan suci dikotori.
Mengapa hal ini terjadi dan langkah berikutnya apa agar teman teman di blog dapat mengambil manfaatnya :
Coba lihat gambar sebelah kiri (akun fb) Minggu tgl "14 "Juni 2015 saya posting terakhir dan melayani temens, pada tanggal "16" sudah dipakai orang lain untuk menipu dan merespon temens saya seperti gambar diatas.
Awalnya ada yang minta di konfirmasi, apa salahnya kita menambah pertemanan dan rasanya juga tidak sulit , namanya panjang sekali dan akhirnya minta disebut Ainun saja. (kemungkinan palsu)
Tidak lama kemudian dia Inbox kirim link katanya video rekaman lagu Ainun minta di " like", setelah di klik terhubung ke suara lagu" wanita , ada tombol like dan kotak signitas in (Email dan PASSWORD). lagu selesai tombol like diberikan, kotak sign in belum diisi, belum ada video lagunya. belum ada masalah fatal.
Besoknya dia inbox lagi kirim link katanya isi videonya, dan membujuk segera di like kalimat intinya begini kira kira " masak diminta like saja susah ?" Dia terus mandu karena saya tidak melakukan tindakan, saya pikir like sebelumnya sudah saya berikan, mungkin like tsb jadi monitor aktivas calon mangsanya.
Disinilah titik awal salah saya, semoga temens pembaca blog ini tidak mengalaminya . :
Dia Inbox lagi koq belum klik linknya?, saya buka link tidak ada lagu atau video, tidak ada tombol like.
Dia Inbox lagi katanya tombol ada setelah kotak sign in diisi.... Fatal.... fatal ....... dan fatal......................
Setelah saya isi sign in, masuk ke seperti youtube anak makasar Video terbuka dan disamping kanannya deretan " banyak " file yang disediakan diputar.....Pada awal video ke 1 muncul clips drama perilaku kasar, kata2 kotor, dan sangat tidak layak untuk orang timur. Video pertama masih awal awal sudah saya tutup, rasanya ada yang tidak beres .
Saya masuk lagi ke fb sudah tidak bisa, email saya ada tambahan angka "30" (kalau g salah ingat) dan provider semula G mail berubah jadi "Yahoo, " Saya isi Password ditolak (mungkin juga diganti). coba masuk lagi ganti email dan PW lama juga , pakai penggantian sandi tetap tidak bisa ...." tidak cocok"
Tak jalan lain buat email baru , akun baru, dan lainnya dan ini ditengah proses pembuatan ada telepon masuk mengatakan sdr di Jakarta memberi tahu sdr di Bandung karena lupa nomor telepon saya. Saya jawab : benar harap akun saya di blokir saja, ini belum kelar bikin akun baru.
Telepon ke Jakarta memberi data nama, nomor rekening dan bank yang akan dipakai menampung hasil kejahatan. Setelah beres akun dengan profil foto dengan isteri di ktr pusat Telkom, posting seadannya , ada hack dan penipuan, mulai memberi tahu teman, Alhamdulillah respon temens sangat baik dan sangat cepat baik melalui telepon maupun Inbox akun baru, sehingga deteksi pelaku dan jumlah bank bertambah dan secara online sudah dilaporkan online ke POLRI.
Masih pada hari yang sama, akun ke 2 sudah tidak bisa dipakai lagi, masyaAllah ujian kesabaran disaat yang bagus , bulan berkah sekaligus hari yang merepotkan, kejar kejaran waktu dengan kejahatan.
Karena bikin akun ke 3 di Laptop susah, akhirnya melalui HP dengan profil masih pakai singlet agar cepat saja. frekuensi respon semakin kencang dari beberapa pulau, banyak kota yang merupakan teman sekolah, kuliah, kerja, pensiunan maupun teman main di media sosial.
Begitu seterusnya , entah sudah berapa akun FB dibuat, sudah tidak teringat email / password nya dan sampai hari ini Alhamdulillah belum ada teman yang memberitahu sudah kirim uang kepada pelaku tindak kriminal serta tempat penampungan hasilnya tidak berubah yaitu :
BCA nomor rekening 498 0355 425 a/n M Y u n u s
BCA nomor rekening 260 000 861 a/n Lily Yanti sms 0896 2504 5396
BNI nomor rekening 0374 788 685 a/n Dedah Andriani.
Dengan data awal ini semoga para pemangku kepentingan dapat melaksanakan fungsinya masing masing baik POLRI sebagai pengayom masyarakat. Bank tidak keberatan memberikan data pribadi kepada penyidik, Provider HP , G mail , Yahoo dan Face Book dalam meningkatkan layanan Customer services atau customer retention mengembalikan fungsi akun lama atau akun baru.
Terimakasih Sahabat yang telah membantu semoga dalam bulan puasa ini dilipat gandakan , demikian juga saudara yang melalukan tindakan tidak terpuji dapat diberi hidayah tobat nasuha


Tidak ada komentar:
Posting Komentar