Selasa, 28 Januari 2014

Cara menggunakan BH untuk mengelola keuangan




Pernahkah anda kesulitan mengatur keuangan…? setiap bulan tekor? , gunakan BH untuk mengelola keuangan anda dengan benar.

Kunci T biasanya digunakan penjahat untuk membuka kunci kontak berbagai macam kendaraan, namun kali ini kita gunakan untuk hal yang positif., memperbaiki struktur dan pengelolaan uang

Pada dasarnya kita membagi menjadi 2 sisi,  mau sisi kiri dan sisi kanan boleh, mau sisi atas dan sisi bawah juga boleh tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan dan aturan main

Pada satu sisi digunakan untuk menampung pemasukan atau penerimaan dan sisi yang lain untuk menampung kewajiban  atau pengeluaran.

Agar mendapatkan pemahaman mari istirahat sejenak sambil berselancar di dunia maya dengan kata kunci  "anggaran”, nanti akan muncul banyak sekali hasil pencarian dan klik  saja yang mengandung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, coba amati.

Di sana kita bisa melihat apa saja yang menjadi penerimaan Negara dan apa saja yang menjadi pengeluaran Negara, bentuknya adalah atas dan bawah , masing masing jumlahnya sama.

Berselancar lagi dengan kata “neraca perusahaan”, bentuknya adalah kiri dan kanan dengan demikian tidak usah ter paku pada bentuk, tapi lihatlah hakekatnya, coba teliti pajak pajak yang dipungut, parkir, retribusi dan penerimaan yang lain masuk ke mana ya….?

Renungkan lagi, kalau gaji pegawai, bangun jalan tol, biaya banjir kira kira masuk ke sebelah mana ya…?
Bagaimana angka anggaran tersebut dimasukkan untuk sementara waktu lupakan saja karena sudah ada petugas yang dibayar dari uang rakyat untuk mengerjakan hal tersebut, mari kita coba membuat sendiri pengelolaan yang ada di diri kita saja.

Amati sketsa proses akuntansi di bawah ini :

Buku harian (BH) -- Jurnal -------- Buku Besar (BB) -------- Neraca Lajur ---------- Laporan
Supaya praktis kita fokus kan perhatian pada BH dan BB, yang lain lupakan saja dahulu karena sangat teknis dan cukup rumit.

Masa remaja adalah masa yang paling indah, di mana pada saat itu remaja mulai mencari jati diri, merasa sudah bukan anak kecil lagi, saatnya menarik atau tertarik pada lawan jenis dan sebagainya yang dapat berpengaruh pada perasaan seperti bahagia, sedih, marah, jengkel, yang dituangkan dalam buku hariannya

Begitu menanjak usia dewasa dan kemudian berumah tangga , buku harian mulai ditinggalkan karena berbagai masalah kehidupan yang semakin kompleks, padahal catatan buku harian dapat penting dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Pada dasarnya buku harian remaja dan buku harian yang akan kita buat ada kesamaan yaitu kegiatan merekam atau mencatat suatu kejadian, yang sedikit membedakan adalah sifatnya yaitu di mana BH remaja bersifat uraian sedang BH yang akan dibuat lebih kuantitatif yaitu menambahkan angka, sehingga menjadi data.

Ide rancangan dalam membuat BH bebas, tidak usah terpaku pada akuntansi dan tidak akan ada yang menyalahkan, tidak usah khawatir mendapat nilai tidak bagus toh bukan ujian dan tidak perlu memperpanjang masalah kalau mau di audit akuntan.

ini murni untuk keperluan kita sendiri, yang menilai bagus tidaknya juga kita sendiri, yang melakukan audit juga kita sendiri sehingga kita dapat memperoleh manfaat dengan menggunakan BH dengan benar.

Yang penting adalah jangan ada kejadian / transaksi keuangan yang tidak tercatat, angka rupiah atau  mata uang lainnya jangan ada yang ter lewat kan, sehingga memudahkan kita sendiri memeriksa sisa uang menurut catatan dalam BH sama dengan sisa fisik uang yang masih ada.

Contoh pembuatan BH yang sangat sederhana dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan :

Februari 2014

No          Tanggal                 Kejadian / transaksi                                        Nilai masuk         Nilai keluar
1              2                              Terima gaji dari suami                                    2.000.000
2              2                              Beli beras 1 karung                                                                   250.000
3              2                              jajan bakso anak                                                                         10.000
4              3                              Bunga deposito                                                                           25.000
5              3                              Beli pakaian seragam sekolah                                                      60.000
6              4                              Rekreasi dengan keluarga                                                          100.000
7              ………………………
8              ------------------------
                28                           dibuat sampai akhir bulan ditutup dan periksa sisa BH dengan sisa uang

Mudah bukan ?, nah selanjutnya kita akan membuat BB sekaligus kita jadikan neraca model T dengan cara mengelompokkan kejadian / transaksi yang sejenis dan dijumlahkan, sederhana nya melakukan ringkasan  hasil yang kita dapatkan misalnya sebagai berikut :

Februari 2014

Penerimaan                                                                                                                  Pengeluaran
Gaji suami                                           2.000.000        Rekreasi                                  1.000.000
Tambahan suami                                     500.000        jajan                                           750.000
Kiriman Orang tua                               3.000.000        Keperluan dapur                         500.000
Bunga deposito / tabungan                      100.000        Bayar 3 pembantu                    1.500.000
Kerja sama usaha                                    400.000        Perhiasan                                 1.000.000
Utang                                                   1.000.000        Keperluan sekolah                      500.000
                                                                                    Komunikasi / listrik / air           1.250.000
                                                                                    Pesta                                         500.000
                                                                                    Sisa                                                      0
Jumlah Penerimaan                               7.000.000        Jumlah Pengeluaran                  7.000.000                                                                                                                               
Nah sampai di sini kita bisa melihat data penerimaan dan pengeluaran keuangan selama satu bulan Februari 2014, data dapat diolah menjadi informasi dan selanjutnya bisa dipergunakan untuk pengambilan keputusan.
Belum tahu caranya mengambil manfaat dari BH dan BB?, tidak masalah namanya baru belajar, bisa simak yang berikutnya.

Mari kita lihat sisi penerimaan , data menunjukkan bahwa keuangan rumah tangga kita masih ditopang orang tua, bagaimana jika kiriman berhenti karena suatu hal dan apa jalan keluarnya?

Penghasilan suami tidak cukup membiayai pengeluaran, kita masih punya utang, kalau kurang nanti akan utang lagi seperti penyakit gatal, kalau tidak di garuk rasanya tidak enak, nah akhirnya  gali lubang tutup lubang jadi kebiasaan.

Sambil memikirkan jalan keluar, coba istirahat sejenak sambil membuka anggaran penerimaan dan belanja Negara untuk mengolah cara pengamatan atau cara pandang agar lebih objektif

Harap di amati apakah pengelola Negara menggunakan kekayaan sumber daya alam untuk mencapai rakyat sejahtera atau memilih gali lubang tutup lubang…..? kalau pusing mari kita kembali ke BH dan BB yang sudah dibuat.

Boleh saja jika dikatakan gaji suami belum besar, masih ada sisa waktu setelah pulang kerja yang dapat di maksimal kan dengan menyesuaikan kemampuan suami, ibu rumah tangga tentu lebih mengetahui bagaimana mengoptimalkan keahlian suami.

Ibu rumah tangga tentu juga bisa melihat sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk menambah penerimaan, contoh sederhana misalnya melalui bisnis online, buka warung, buat makanan yang bisa dijual dan lain nya sesuai kemampuan yang belum digunakan.

Gabungan usaha istri dan suami dengan memanfaatkan waktu luang akan berguna untuk menambah penerimaan , Henti kan utang dan jangan gunakan kiriman orang tua,  Khawatir masih belum cukup mari kita lihat sisi pengeluaran.

Perhatikan data , adakah pengeluaran yang tidak bersifat pokok / penting/ utama/ masih dapat ditunda atau disederhanakan?

Misalnya biaya pengeluaran gaji 3 pembantu, apakah tidak bisa dikurangi atau dihilangkan ?, kalau dikerjakan sendiri kita bisa menghemat 1.500.000,- dan tidak perlu utang yang nilainya 1.000.000,- bahkan masih sisa 500.000,-

Rekreasi 1.000.000 dalam satu bulan lebih dari satu kali, bukan tidak perlu namun ini masuk bukan kebutuhan pokok, jadi bisa dilakukan satu bulan sekali atau bahkan satu tahun sekali disesuaikan dengan keuangan yang ada, kita bisa hemat banyak.

Jajan juga bukan kebutuhan pokok, kalau biasanya jajan cepat saji dapat diganti dengan jajan pasar yang lebih murah meriah sehat dan melestarikan kebudayaan, di sini bisa sedikit menghemat pengeluaran.
Perhiasan dan pesta senilai 1.500.000,- bukan kebutuhan utama, apakah tidak bisa ditunda sejenak sampai keuangan sudah sehat tidak tergantung utang dan kiriman orang tua

Biaya komunikasi bisa dikurangi, durasi waktu bicara dapat dipersingkat atau diganti pesan pendek yang lebih murah, listrik dapat dihemat dengan menghidupkan yang perlu saja atau mengganti sistem otomatis pompa dengan penampungan air, pemakaian air juga dapat dihemat dengan menggantikan bathtube dengan bak mandi atau ember dan atau cara cara lainnya.

Kebanyakan?, pusing? Atau tambah tidak jelas?, istirahat lagi sambil buka pengeluaran negara
Coba amati pelan pelan penggunaan uang rakyat, apakah digunakan untuk kemakmuran rakyat atau lebih pada kegiatan yang tidak utama seperti rekreasi/ biaya perjalanan dinas keluar negeri oleh pejabat atau wakil rakyat?

Apakah pembangunan benar benar untuk rakyat atau lebih bersifat mercusuar?, Apakah belanja pegawai sudah sesuai dengan kinerja nya? Anda dapat belajar menilai apakah wakil rakyat yang diberi kepercayaan lebih memihak pada siapa, Anda juga bisa melihat trik trik sulap angka proyek, angka kemiskinan , Negara lebih berpihak pada yang bersalah atau yang benar  walaupun kondisi nya terlantar

Semakin anda banyak berlatih dan menyimak serta mengolah data menjadi informasi, anda bisa menjadi auditor yang handal, kalau jadi pengamat maka bicara nya menggunakan data yang benar, minimal anda bisa mengelola keuangan sendiri dengan benar.

Dengan demikian maka penggunaan BH untuk mengelola keuangan dapat digunakan untuk pribadi, perusahaan maupun Negara, kurang dan lebihnya mohon maaf.

Rabu, 15 Januari 2014

waspada cara ini




Pemilu sebentar lagi, pengalaman masa lalu sangat berharga,  calon legislatif akan berusaha sekuat tenaga memasang jaring dengan berbagai janji untuk memikat hati rakyat, .

Jaring laba laba menurut penelitian meski pun sangat kecil namun punya  kekuatan yang luar biasa mengagumkan , lima kali lebih kuat dari baja dan jauh lebih kuat di banding dengan bahan Kevlar  yang sering dijadikan rompi anti peluru.

Untuk yang lebih besar laba laba tidak berani, dia hanya berani pada yang kecil kecil seperti lalat, nyamuk dan sebagainya. Begitu si kecil ini masuk perangkap dia tak mampu melepaskan, akhirnya diseret, di cabik cabik, di lumat kan, di hisap, dimakan dan tak ada lagi yang tersisa.

Kekuatan jaring telah di gunakan manusia sejak dahulu kala, seperti nelayan dalam mencari ikan, perburuan kelelawar, hingga dalam dunia bisnis  dengan nama multi level marketing atau dikenal dengan networking.

Dalam dunia politik jaring ini juga digunakan, yang lebih halus  adalah menarik  kaum profesional di pemerintahan  masuk menjadi anggota, memilih dengan doktrin doktrin untuk dijadikan simpul simpul kekuatan sehingga mampu bertahan 32 tahun.

Yang lebih hebat lagi adalah dengan slogan tertentu memenangkan pemilihan umum, menempatkan kader ke posisi strategis di pemerintahan yang  seharusnya diawasi, pembinaan kader perlu dipertanyakan dengan terlibat kader inti  terhadap slogan yang dijanjikan.

Dengan demikian maka terbukti bahwa jaring sangat kuat, bisa digunakan untuk hal  positif dan bisa juga untuk hal negatif tergantung siapa dan bagaimana menggunakannya.

Banyak putra dan putri Indonesia yang baik telah menjadi wakil rakyat, namun tidak mampu menyuarakan penderitaan rakyat, suaranya tenggelam dalam gegap gempita nya pengambilan suara terbanyak, tertidur di atas empuknya fasilitas yang diatur untuk itu, namun ada juga yang meninggalkan kursi untuk rekreasi yang dikemas dalam studi banding

Menjelang  pemilu 2014 ada pula yang mencalonkan lagi, padahal perilaku sebelumnya telah kita saksikan bersama, hal ini menunjukkan betapa rasa manis sebagai wakil rakyat .

Yang semula garang seperti harimau terkam sana terkam sini, kini duduk manis seperti kucing manja , meski kritik pedas dilontarkan elemen rakyat yang cukup membuat telinga menjadi merah.

Waktunya kebetulan tepat dengan terjadinya berbagai bencana, beliau beliau hadir memberi empati, padahal sebelum nya jeritan penderitaan rakyat tidak didengarnya, kemiskinan tak terlihat meski pun terjadi di depan mata, tertutup oleh tabir kerakusan, ketamakan dan kemunafikan.

Apakah rakyat masih harus menderita lagi dengan tertunda nya pemilihan calon legislatif dan calon presiden secara serempak yang jelas ada penghematan yang nilainya luar biasa dengan alasan kurang persiapan, padahal telah diputuskan beberapa bulan sebelumnya oleh lembaga yang sama, ya benteng konstitusi yang telah tercamar.
 
Penderita bencana masih harus menelan obat pahit dengan rencana alokasi dana untuk saksi, masih adakah tangan tangan yang kuat yang mampu mengangkat rakyat  dari belenggu belenggu aturan yang tidak berpihak pada rakyat.

Banyak rakyat bersikap apatis terhadap sistem pemilu, capek......capek namun   perlu lebih waspada terhadap janji,  agar tidak menyesal di kemudian hari, semoga siapa pun yang terpilih dapat membawa rakyat Indonesia menjadi masyarakat yang Adil dan Makmur sesuai dengan landasan Ideologi dan landasan konstitusi Bangsa Indonesia.

Senin, 06 Januari 2014

lebih dari 30 menit dead




Usus manusia yang paling pendek adalah usus buntu, kalau sudah sakit parah dan perlu di operasi, bila terlambat nyawa taruhan nya.

Beberapa waktu yang lalu televisi menyiarkan berita tentang blokade bandara atas perintah bupati karena sang bupati tidak dapat tiket pesawat Merpati.

Jadi ingat waktu sakit usus buntu di Meulaboh Aceh Barat, di mana rumah sakit terbesar masih  tipe C, pesawat ada hanya 3 kali dalam seminggu dengan kapasitas 9 orang.

Rumah sakit tidak sanggup, jadi merujuk ke Banda Aceh yang mempunyai fasilitas lebih lengkap dalam waktu segera, masalah yang timbul adalah tiket pesawat habis, jalan darat memerlukan waktu sehari semalam

Setelah berusaha sekuat tenaga tanpa kekerasan  (blokade), beruntung ada ada satu penumpang yang bersedia menunda keberangkatan nya, masih ada masalah lagi karena selang infus tidak boleh dilepas dan harus ada pengantar.

Setelah bermusyawarah dengan pihak penerbangan akhirnya sepakat boleh berangkat, jatah kursi untuk pengantar dan saya di tidur di tempat bagasi penumpang mirip kereta dorong untuk membawa pasien, dengan terlebih dahulu menurunkan bawaan di lantai pesawat.

Singkat cerita operasi sukses dan dokter mengatakan terlambat 30 menit saja nyawa bisa melayang, untuk itu wahai sahabat jagalah kesehatan, sakit itu tidak enak dan mahal.

Dengan demikian maka masalah tidak harus di selesai kan dengan kekerasan , jalan musyawarah dan mufakat masih ada kalau ideologi Negara selalu dipegang

Semoga cerita pribadi ini dapat sedikit melembutkan hati.

Sabtu, 04 Januari 2014

kemacetan struktural ? sistemik?



                                           
                                                                                               

Sarapan nasi kuning , kopi enak. Sarapan macet....... capek deh !
Berikut ini  akar masalah dan logika mengatasinya


Kemacetan  yang terjadi  di ibu kota dan kota besar lainnya, membuat pimpinan daerah  babak belur mengeluarkan jurus jurus  untuk mengatasi kemacetan, sungguh memprihatinkan berbagai pihak saling menyalahkan, mencari kambing hitam terhadap permasalahan.

Coba kita lihat pada hari libur panjang, hari raya lebaran jalan terlihat lapang apa artinya ini ?

Kontribusi pendatang sangat besar terhadap kemacetan, karena ditempat asalnya sangat sulit mencari nafkah lebih baik urbanisasi ke kota atau  ke luar negeri, 

Sebagai sarana penunjang adalah kendaraan pribadi karena mendapatkan nya mudah sementara kelayakan transportasi umum belum dapat diharapkan.

Mengapa sulit, padahal utang sudah sedemikian besar , sebenarnya utang itu untuk siapa ?

Sekali pun  banyak ahli berpendapat bahwa kebocoran melebihi 30 %, utang  digunakan untuk berbagai program dan proyek diantaranya bersifat mercusuar, contoh  pembangunan bandara, pelabuhan laut, jalan tol yang biayanya sangat besar .

Apa pun alasannya fakta menunjukkan bahwa kinerja neraca perdagangan defisit, artinya ekspor lebih kecil dari pada impor katakan saja kedelai (petani) dan ikan (nelayan).

Pembangunan dari dana utang yang  di contoh kan di atas  akan mempermudah , memperpendek waktu, mengurangi biaya transport barang barang impor sampai konsumen sementara petani dan nelayan dengan jalan desanya yang kurang tersentuh pembangunan akan berpengaruh pada harga jual dan waktu tempuh.

Padahal dari sisi iklim dan lahan Indonesia punya kelebihan, kalau ongkos produksi paling beda tipis, dampak yang nyata adalah mereka pindah dari tempat asal , mau bekerja di luar ketrampilan nya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya , di sini lah  akar masalah kemacetan kota besar

Jadi tidak perlu heran atau gusar bila barang impor mudah dijumpai dengan harga murah, disengaja atau tidak, diakui atau tidak realisasi di lapangan memang seperti itu, kebijakan hutang jelas menunjukkan perannya terhadap urbanisasi 

Mari kita coba pakai hitungan sederhana, katakan saja Standar pembangunan jalan desa per meter persegi Rp. 42.250,- atau bulat kan saja Rp 50.000,- untuk memudahkan perhitungan. Coba cari satu nilai proyek jalan tol saja dan bagi dengan Rp 50.000,- dapat berapa  meter jalan desa yang bisa dibangun ?

Dari hasil perhitungan anda anda bila dijumlahkan  dengan jalan tol lainnya akan didapatkan bukan hanya ratusan meter, bahkan bisa ribuan meter atau kilometer jalan desa yang bisa dibangun.

Andaikata pemegang kendali berkenan sedikit saja memikirkan nasib rakyat kecil dengan membangun jalan desa, efek domino nya sungguh luar biasa,  perekonomian semakin maju dan minimal mengurangi urbanisasi  atau tidak menambah parah kemacetan yang sudah terjadi.

Demikian semoga adil dan makmur dapat segera tercapai, mohon maaf bila kurang berkenan.

Master key sukses anda




Sudah banyak tulisan mengenai sukses, namun kena apa masih banyak juga yang gagal ?
Kali  ini saya akan berbagi sukses berdasarkan yang pernah dialami

Beruntung pernah bekerja 27 tahun di perusahaan yang menjadi the best di Indonesia yang selalu melakukan saringan untuk membentuk karyawan profesional sejak masuk, pendidikan bertingkat sampai pensiun. Gaji lumayan besar, fasilitas lengkap, pendidikan gratis…… tis….. tis.

Mari kita perhatikan pertandingan olah raga, atlet yang senantiasa berlatih dan atlet yang berlatih menjelang pertandingan, siapa yang lebih unggul…..?

Jawabannya merupakan kunci sukses di bidang yang anda sukai, jadilah se langkah lebih maju dari yang lain. Di saat orang lain  masih tidur anda sudah bangun, di saat orang bangun anda sudah berjalan dan di saat orang jalan anda sudah berlari. Jangan sia sia kan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat.

Mari kita sederhana kan di dunia pendidikan apakah sedang kuliah atau sedang sekolah atau mau mendidik anak yang sedang sekolah. 

Katakan besok ada ujian semester atau akhir anda baru belajar sambil berselancar di internet, ini namanya instant dan terlambat, nilai B sudah untung dan paling dapatnya C atau harus mengulang.

Jam kuliah tentu tidak penuh dari pagi sampai sore bukan?, pasti ada waktu yang kosong apakah itu karena sitem yang ada atau ada dosen yang berhalangan,  mungkin terasa enak bila digunakan untuk ngobrol, ngerumpi, jajan ,nonton, ke mall atau kesenangan yang lain bukan ? Ini sungguh menghalangi anda memperoleh nilai A.

Saran ini mungkin kurang populer, cobalah ke perpustakaan biasanya ada internet atau di lingkungan kampus banyak yang sudah pasang Hot Spot, kumpulkan informasi sebanyak mungkin, baca sekilas saja dan simpan untuk menghemat waktu dan jumlah informasi bisa banyak, bacanya dirumah saja dengan tenang

Nah di saat ada kuliah rekan lain menyimak apa yang disampaikan dosen anda tinggal menyiapkan pertanyaan karena materi sudah anda baca sebelumnya dari berselancar atau disaat ujian teman teman pusing mencari jawaban, anda bisa menjawab dengan tajam karena banyak praktisi menyelesaikan masalah  yang sudah anda pelajari sebelumnya.

Jadi bila saat ini anda lunak pada diri sendiri dengan kesenangan, nantinya lingkungan terasa berat, sebaliknya bila saat ini anda keras pada diri sendiri nantinya lingkungan terasa nyaman,  anda mudah dapat pekerjaan di kala teman melamar kesana sini selalu ditolak.

Mau usaha sendiri juga lebih bagus, informasi dalam memori akan mengantarkan anda menuju sukses, coba pelajari mengapa Google menjadi perusahaan terkemuka?  Itu karena mereka menguasai informasi dan mengapa Australia menyadap pejabat Negara? Itu usaha mereka dalam mengumpulkan informasi.  Banyak tulisan mengenai sukses, semua bagus dan dapat dijadikan referensi

Jadi kesimpulan nya kumpulkan sebanyak mungkin sepanjang anda mampu.

Bangkitlah generasi muda, tugas berat menanti anda, bersatu lah membangun negeri ini menuju masyarakat Adil dan Makmur, sekian dan mohon maaf