Bilamana Calon lama / incumbent memikat rakyat dengan
Memperlihatkan tampilan, lihatlah dengan sebelah mata
Mengeluarkan suara, dengarkanlah dengan sebelah telinga
Menunjukkan empati, rasakan dengan sebelah hati
Sisi yang lain untuk menilai
perilaku sebelumnya
Pemilihan umum 2014 semakin dekat, sangat wajar jika para
calon berusaha menampilkan diri sebaik
mungkin , yang semula garang sekarang
mulai jinak, dahulu tidak memberi hati saat ini bisa saja penuh empati
Tujuan utama adalah
mendapat kesempatan untuk dipilih lagi, memperoleh kursi nyaman untuk membuat , menyetujui atau
mengesah kan berbagai peraturan dan
tentunya dapat diselipkan usaha bagaimana kursi bisa semakin kuat.
Dengan kursi goyang nya mengawasi anggaran
mendasarkan aturan yang telah disahkan termasuk untuk mendapat fasilitas keuangan baik langsung
atau tidak langsung , seperti komponen penghasilan,
asuransi, pensiun, sarana perjalanan dinas, masuk ke dalam pemerintahan yang
seharusnya diawasi atau fasilitas lainnya.
Masih ada putra putri terbaik bangsa yang telah menerima
amanah tetap konsisten melaksanakan
sumpah dan janji sampai menjelang terakhir masa kontrak, namun banyak juga yang
menderita sakit, seperti sakit mata, telinga , hati dan lupa sehingga tidak
ingat apa yang telah dijanjikan waktu memikat hati rakyat.
Dengan sakit mata akan sulit membedakan antara kebaikan
dengan keburukan, mana yang benar dan mana yang salah, antara haram dan halal
susah dibedakan. Kelaparan, sulitnya mendapatkan lapangan kerja dan penderitaan
rakyat lainnya sudah tidak bisa terlihat lagi dengan jelas.
Sakit telinga juga bisa memberikan dampak tidak mampu lagi mendengar
jeritan rakyat akan ketidak adilan dan
sebagainya , pesan pendiri Negara untuk membentuk masyarakat yang adil makmur juga
tidak bisa lagi terdengar dengan jelas. Bisa mendengar dengan jelas kalau melalui
bisikan yang tentunya harus dekat
Hati berpengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan, bila
sudah sakit yang semula baik menjadi jahat, awalnya berbudi
pekerti luhur bisa dikalahkan dengan
hawa nafsu, yang tadinya berpendidikan dan
punya wawasan luas menjadi gelap dalam pengambilan keputusan maupun
penentuan skala prioritas.
Dengan demikian maka tidak mudah dalam memilih wakil rakyat
yang mencalonkan dirinya lagi, apalagi dengan dengan berbagai cara akan
ditempuh agar dipilih kembali, untuk itu mari disederhanakan dengan cara :
1.
Dapatkan daftar nama wakil rakyat yang mencalonkan lagi
2.
Sediakan pensil atau pena bisa juga alat tulis lainnya yang dapat digunakan untuk memberi tanda.
3.
Nilai secara objektif rekam jejak nya terhadap
apa yang dijanjikan sebelumnya.
4.
Lihat apakah Panca Sila dan Undang Undang dasar
1945 dijalankan secara murni dan konsekuen? Perhatikan cara mengelola apakah untuk rakyat, diri
sendiri atau golongannya
5.
Berikan tanda setelah melakukan penilaian bisa
lewat media cetak, media kaca atau pun dari dunia maya semua bisa didapat rekam
jejak nya.
Nah setelah diberi
tanda maka keputusan terakhir calon mana yang akan dipilih berada ditangan anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar