Sabtu, 08 Februari 2014

5 Cara memilih calon lama 2014



Bilamana Calon lama / incumbent memikat rakyat dengan
Memperlihatkan tampilan, lihatlah dengan sebelah mata
Mengeluarkan suara, dengarkanlah dengan sebelah telinga
Menunjukkan empati, rasakan dengan sebelah hati
Sisi yang lain  untuk menilai perilaku sebelumnya


Pemilihan umum 2014 semakin dekat, sangat wajar jika para calon berusaha menampilkan  diri sebaik mungkin , yang semula  garang sekarang mulai jinak, dahulu  tidak memberi hati saat ini bisa saja penuh empati

Tujuan utama adalah   mendapat kesempatan untuk dipilih lagi, memperoleh kursi  nyaman untuk membuat , menyetujui atau mengesah kan  berbagai peraturan dan tentunya dapat diselipkan usaha bagaimana kursi bisa semakin kuat.

Dengan kursi goyang nya mengawasi anggaran   mendasarkan aturan yang telah disahkan termasuk   untuk mendapat fasilitas keuangan baik langsung atau tidak langsung , seperti komponen penghasilan, asuransi, pensiun, sarana perjalanan dinas, masuk ke dalam pemerintahan yang seharusnya diawasi atau fasilitas lainnya.

Masih ada putra putri terbaik bangsa yang telah menerima amanah  tetap konsisten melaksanakan sumpah dan janji sampai menjelang terakhir masa kontrak, namun banyak juga yang menderita sakit, seperti sakit mata, telinga , hati dan lupa sehingga tidak ingat apa yang telah dijanjikan waktu memikat hati rakyat.

Dengan sakit mata akan sulit membedakan antara kebaikan dengan keburukan, mana yang benar dan mana yang salah, antara haram dan halal susah dibedakan. Kelaparan, sulitnya mendapatkan lapangan kerja dan penderitaan rakyat lainnya sudah tidak bisa terlihat lagi dengan jelas.

Sakit telinga juga bisa memberikan dampak tidak mampu lagi mendengar  jeritan rakyat akan ketidak adilan dan sebagainya , pesan pendiri Negara untuk membentuk masyarakat yang adil makmur juga tidak bisa lagi terdengar dengan jelas. Bisa mendengar dengan jelas kalau melalui bisikan  yang tentunya harus dekat

Hati berpengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan, bila sudah sakit yang semula baik menjadi jahat, awalnya berbudi pekerti luhur  bisa dikalahkan dengan hawa nafsu, yang tadinya berpendidikan dan  punya wawasan luas menjadi gelap dalam pengambilan keputusan maupun penentuan skala prioritas.

Dengan demikian maka tidak mudah dalam memilih wakil rakyat yang mencalonkan dirinya lagi, apalagi dengan dengan berbagai cara akan ditempuh agar dipilih kembali, untuk itu mari disederhanakan dengan cara :
1.       Dapatkan daftar nama  wakil rakyat yang mencalonkan lagi
2.       Sediakan pensil atau pena bisa juga alat tulis lainnya yang dapat digunakan untuk memberi tanda.
3.       Nilai secara objektif rekam jejak nya terhadap apa yang dijanjikan sebelumnya.
4.       Lihat apakah Panca Sila dan Undang Undang dasar 1945 dijalankan secara murni dan konsekuen? Perhatikan  cara mengelola apakah untuk rakyat, diri sendiri atau golongannya
5.       Berikan tanda setelah melakukan penilaian bisa lewat media cetak, media kaca atau pun dari dunia maya semua bisa didapat rekam jejak nya.
Nah setelah  diberi tanda maka keputusan terakhir calon mana yang akan dipilih berada ditangan anda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar