Senin, 06 Januari 2014

lebih dari 30 menit dead




Usus manusia yang paling pendek adalah usus buntu, kalau sudah sakit parah dan perlu di operasi, bila terlambat nyawa taruhan nya.

Beberapa waktu yang lalu televisi menyiarkan berita tentang blokade bandara atas perintah bupati karena sang bupati tidak dapat tiket pesawat Merpati.

Jadi ingat waktu sakit usus buntu di Meulaboh Aceh Barat, di mana rumah sakit terbesar masih  tipe C, pesawat ada hanya 3 kali dalam seminggu dengan kapasitas 9 orang.

Rumah sakit tidak sanggup, jadi merujuk ke Banda Aceh yang mempunyai fasilitas lebih lengkap dalam waktu segera, masalah yang timbul adalah tiket pesawat habis, jalan darat memerlukan waktu sehari semalam

Setelah berusaha sekuat tenaga tanpa kekerasan  (blokade), beruntung ada ada satu penumpang yang bersedia menunda keberangkatan nya, masih ada masalah lagi karena selang infus tidak boleh dilepas dan harus ada pengantar.

Setelah bermusyawarah dengan pihak penerbangan akhirnya sepakat boleh berangkat, jatah kursi untuk pengantar dan saya di tidur di tempat bagasi penumpang mirip kereta dorong untuk membawa pasien, dengan terlebih dahulu menurunkan bawaan di lantai pesawat.

Singkat cerita operasi sukses dan dokter mengatakan terlambat 30 menit saja nyawa bisa melayang, untuk itu wahai sahabat jagalah kesehatan, sakit itu tidak enak dan mahal.

Dengan demikian maka masalah tidak harus di selesai kan dengan kekerasan , jalan musyawarah dan mufakat masih ada kalau ideologi Negara selalu dipegang

Semoga cerita pribadi ini dapat sedikit melembutkan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar